Tampilkan postingan dengan label ustadz Abdus somad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ustadz Abdus somad. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Januari 2018

DAYA RUSAK USTADZ ABDUL SOMAD LC. MA

By : Muhammad Ilham

Tetiba mata orang terhenyak, para setan pemikiran gemetar, racun - racun informasi yang mereka hidup dan makan darinya tiba - tiba luruh. Umat yang dahulunya pengecut, takut - takut dan rendah diri, ini berani berdiri tampil kehadapan. Umat yang dahulunya terpecah, gemar berbeda, dan cuek durjana, kini saling menatap muka, berpelukan, berangkulan dalam tangis ukhuwah mereka sadar.

Segenap dada terangkat, dagu mendongak. Umat yang terpinggirkan itu kini menengah, matanya mulai terbuka.. dilihatnya kini mereka tak punya apa - apa.. pakaian yang mereka beli, makanan yang mereka konsumsi, bahkan air yang mereka minum harus mereka bayar, bukan milik mereka. Pikiran mereka terbuka, bahwa selama ini pihak luar bertepuk tangan atas sikap umat ini yang sudah dipelajari yakni suka terpecah. Tapi ustadz itu muncul, kekuatan yang terserak itu berhimpun.

Para aktor bayaran inlander tetiba kehilangan pekerjaannya, mereka resah dan gelisah. Nampak kiamat didepan mata. Bagaimana tidak, jualan - jualan mereka bakal tidak laku, akan sepi, dan tutup, seperti tutupnya banyaknya toko modern retail belakangan ini.

Bagaimana tidak?
Saat Agen - agen islamophobia bekerja keras memecah dan mengkotak - kotakan umat islam. Ustadz ini bicara tentang FPI dan mendukungnya, saat orang bersorai membubarkan HTI ustadznya ini membelanya, saat ikhwanul muslimin di tuduh khawarij detil sekali ustadz itu bicara sejarah dan.. mendukungnya.. dihadapan jamaah Muhammadiyah, ustadz ini membawakan hadits - hadits NU, dihadapan jamaah NU ustadz ini membawakan pemahaman Muhammadiyah. Di hadapan orang anti maulid, ustadz ini menyampaikan dalil maulid, di hadapan pro maulid ustadz ini sampaikan dalil mengapa ada orang tidak mengikuti maulid, sehingga masing - masing umat yang lama terkukung dalam kotak kebisuan pakem, memahami, bahwa ajaran islam ini luas dan indah, dan kecurigaan - kecurigaan partisan sirna. Ustadz ini menjadi katalisator bagi sebuah umat yang lama butuh pemersatu!

Maka, ustadz ini sungguh sangat merusak, merusak bangunan kerusakan yang dikerjakan dan didanai sejak lama. Agen - agen bayaran ini sudah berhasil merusak berbagai aspek. Mereka sudah berhasil dalam beragam program kerusakan, rusak kepercayaan muslim dengan agamanya, rusak kepribadian hingga terlepas dari agamanya, rusak ekonomi hingga miskin umatnya, rusak politiknya hingga orang - orang islam haters yang menguasainya, segala aspek di rusaknya dari level individu hingga negara, sehingga tercipta fragile society, rapuh.

Maka ustadz ini harus dicekal, wajib diboikot, dibully intinya dimatikan karakternya. Berapa besar daya rusak seorang ustadz yang membangunkan umat raksasa yang tertidur? Kalkulasi resikonya terlalu besar. Dicari - cari salahnya, maka dapetlah isu anti nkri, intoleran, diskriminatif. Padahal yah.. ustadz ini dikalangan orang pergerakan, tidak pernah berafiliasi kepada organisasi apapun. Beliau justru pengurus NU, anggota MUI, hehe. Sayangnya dan kejamnya fitnah, semua tak melihat itu. Intinya Abdul Somad harus dimatikan, karakternya.

Maka ditolaklah ia di Bali, maka dipulangkanlah ia di Hongkong. Dikejar dipersekusi, diancam.. di medsos ia dibully, dihina dicaci. Para agen setan kesurupan, mereka kehilangan akal dan cara, hingga sifat asli mereka keluar.

Tapi apa jawab ummat? Umat islam ini umat yang unik, makin ditekan makin bertenaga. Ustadz Abdul Somad makin difitnah, makin banyak diundang, makin banyak didengarkan. Jadi kita berdoa saja sembari merapatkan barisan. Kita bangunkan umat yang lama tertidur ini, agar bangun dan bangkit!

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ ۚ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.
Surat Ali 'Imran, Ayat 110

Batangtoru, 27 Desember 2017

Minggu, 31 Desember 2017

USTADZ ABDUS SOMAD BERTEMU HABIB RIZIEQ


Habib Rizieq - Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad bersilaturahim dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab di Mekkah, Arab Saudi. Pertemuan itu dilakukan di sela ibadah umrah yang ditunaikan Ustaz Somad.

“Mereka bertemu sangat cair sekali. Hangat, lepas begitu ya. Tak ada sekat di antara keduanya. Habib Rizieq terus menggenggam tangan Ustaz Somad, mereka berpelukan hangat,” kata pengacaranya.

Keduanya ibarat dua sahabat yang lama tak berjumpa. Keduanya saling menghargai satu sama lain. “Lama pertemuannya. Sekitar 1-2 jam, habis itu ke makam ulama Mekkah,” .

Ustaz Somad tiba di Mekkah pada Jumat (30/12) malam waktu setempat. Hingga saat ini Somad masih berada di Mekkah. Ustaz Somad juga mengajak rombongannya untuk bertemu Habib Rizieq. Mereka berbincang dalam suasana cair. “Masya Allah, kayak puluhan tahun tidak bertemu. Padahal ini pertama kali Ustaz Somad bertemu Habib Rizieq. Mereka bersatu dalam hati,” ungkap Kapitra. detik

Kamis, 28 Desember 2017

THE POWER OF MCA BERGERAK CEPAT BELA AQIDAH

Saya mengenal Zulfikar Akbar sebelum pilpres 2014 di group Sastra, dia jadi adminnya. Berdiskusi dengan dia walaupun terkadang ada perbedaan tapi tetap menyenangkan. Saya belum pernah kopi darat, tapi terasa seperti sudah lama mengenal, akrab dan menyenangkan.

Setelah Pilpres 2014 dia sebagai Jokower tentu saja berseberangan pilihan politik. Diskusinya beralih ke soal politik di akun pribadinya. Saya terkejut. Sikapnya terbalik 180 derajat. Gampang marah, walau dengan petanyaan sederhana. Apalagi kalau sudah kepepet, sampai menyinggung soal pribadi. Sampai akhirnya dia memutuskan pertemanan. Sejak itu tidak pernah lagi membaca namanya.

Tiba-tiba namanya viral karena membela pemerintah Hongkong yang mendeportasi UAS. Tidak ada salahnya berpihak ke Hongkong. Cuma yang jadi masalah ketika menjawab pertanyaan. Saya sih tidak heran kalau ada pertanyaan sederhana soal apa alasan pemerintah hongkong menolak UAS, dia langsung ngamuk dan menjawab serampangan sampai menyasar ke UAS yang dituduhnya telah melahirkan umat yang beringas. Dan itulah yang kemudian menjadi viral.

Tidak salah mecantumkan pekerjaan di akun pribadi sepanjang bisa menjaga tutur kata. Jika tidak, tempatnya bekerja bisa kebawa-bawa. Dan itulah yang terjadi. Kemarahan pada @zoelfick merembet ke tempat dia bekerja sebagai wartawan olah raga. Tidak mau ambil resiko, dia dipecat. Sampai sejauh itu, jujur saja sebagai yang pernah mengenalnya lewat medsos turut prihatin.

Kejadiannya begitu cepat. Cuma hitungan hari. Kebetulan berbarengan dengan peristiwa toko kue yang menolak menulis ucapan natal yang kemudian dibuli dengan angka 1. Spontan pasukan MCA bergerak cepat. Hanya dalam hitungan jam, pasukan angka 5 bikin rating toko kue itu meroket, menenggelamkan pasukan angka 1.

MCA tidak punya ketua, tidak punya sekretariat, karena memang bukan organisasi. Lantas kenapa bisa punya pasukan gerak cepat? Hati. Itulah yang menyatukan. Tidak saling mengenal, tapi seperti dilahirkan dari rahim yang sama. Rahim dua satu dua.

Makanya MCA sulit diidentifikasi. Tidak bisa dimobilisasi. Tapi jika dibutuhkan, akan datang jutaan jumlahnya. Makanya nggak masuk akal kalau ada yang bilang, dua satu dua digerakkan oleh Parpol tertentu, didanai oleh kelompok tertentu. Bagaimana mungkin. Kan nggak punya ranting, cabang, dan seterusnya. Semua daun, tanpa ranting tanpa cabang, disatukan oleh angin.

Tentu saja MCA punya tujuan yang sama. Mereka mendukung yang punya satu tujuan, bukan mendukung tokoh, bukan mendukung parpol. Tokoh siapa saja, parpol apa saja yang punya tujuan sama, ya didukung. Kalau tujuannya berubah, ya ditinggal. Makanya MCA nggak bisa dibeli, nggak bisa pula disewa karena memang tidak punya bentuk tertentu. Itulah yang bikin pusing lawan, karena belum ketemu ilmunya buat menahan laju MCA.

Ia Tak Nampak, Tapi Nyata,….
Tak ada Organisasinya, Tapi Bergerak Bersama…
Tak ada yang bisa membeli,…Karena Aqidah Islam Lebih Mahal dari Apapun di dunia ini….

You Are Muslim Cyber Army...‼!

Source : Muhammad Rosyid Azizi
dakwahmedia.co