Tampilkan postingan dengan label bersabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bersabar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Oktober 2017

LEBIH BANYAK BERSABAR

Firman Allah SWT:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

وَكَأَيِّن مِّن نَّبِىٍّ قَٰتَلَ مَعَهُۥ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا۟ لِمَآ أَصَابَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا۟ وَمَا ٱسْتَكَانُوا۟ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلصَّٰبِرِينَ ﴿١٤٦﴾

"Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar." 
(Q.S.3:146)

*صدق الله العظيم*

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشهد أن لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

"Maha Benar Allah dengan segala firmanya"

"Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menakaman sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak didapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat yang baik. Aku mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar." (Khalifah Umar)

Kita tidak bisa menentukan seberapa besar kita harus bersabar, kita juga tidak bisa memutuskan sampai sejauh mana kesabaran harus berhenti.

Sebuah kebahagiaan dan kesuksesan kadang memang seperti sebuah keajaiban, seringkali kita harus menemui berbagai kegagalan untuk menemukan sebuah kesuksesan. Sebenarnya kegagalan-kegagalan merupakan langkah awal agar kita tahu apa yang harus kita lakukan untuk langkah berikutnya.

Mengeluh merupakan hal yang paling mudah dilakukan, bahkan perasaan putus asa akan mengikutinya setelah berbagai kegagalan datang saling menyusul. Sabar dengan tetap berusaha dan berdoa, lakukan apa yang bisa kita lakukan sekarang, yakinlah bahwa suatu saat kesabaran itu akan membuahkan hal yang manis.

وَأُخْرَىٰ تُحِبُّونَهَا نَصْرٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ ٱلْمُؤْمِنِين

آمِيّنْ... آمِيّنْ... يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

Source:
Al-qur'an Al-hadi
Buku: Motivation Developing Of Self

Rabu, 09 Agustus 2017

MARI BERBAIK SANGKA

Seorang anak kecil memegang dua buah apel di kedua tangannya. Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya "Sayang.., boleh Mama minta satu?"

Si anak memandang ibunya beberapa detik, kemudian dengan cepat menggigit kedua apelnya, bergantian ...

Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, senyumnya terlanjur luntur dari wajahnya... Sampai kemudian si anak menyodorkan salah satu apel yang telah digigitnya tadi kepada ibunya. Dengan sukacita dan senyum ceria si anak berkata : "Ini untuk Ibu, karna yang ini LEBIH  MANIS"

Hening..
ternyata anak ingin memberikan yang terbaik buat ibunya... Makanya si anak memastikan manis tidaknya apel yang diberikan...

Tidak ada kata-kata yang terucap dari bibir ibunya, kecuali senyum dan bola matanya yang berkaca-kaca.... tak terasa mengalir air matanya.

...pelajarannya....

1 "Janganlah kita cepat berburuk sangka". Siapapun anda, seberapapun pengalaman dan pengetahuan Anda, jangan tergesa-gesa menilai seseorang, siapapun dia. Sabarlah... tunggu responnya..... pahami maksudnya
2. Janganlah buru buru menghakimi, supaya kamupun tidak akan dihakimi orang lain....
3. Berilah kesempatan kepada setiap orang untuk memberikan penjelasan ... dengαn caranya sendiri ..
4. Tetaplah menjadi orang yang sabar dan bijaksana menilai diri orang lain....
5. ☆☆☆ SERINGKALI ...... kita kurang paham dengan maksud orang, karena ....... Kita melihat dengan kacamata kita. Tetapi jika kita belajar untuk mau bersabar..... tenang.... dan coba memahami dengan kacamata mereka. Pasti pada akhirnya semuanya akan teras Indah ☆☆☆

Mari belajar berbaik sangka pada sesama, saudara, teman-teman dan siapa saja yang kita  temui. Semoga bermanfaat.