Tampilkan postingan dengan label husnudzan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label husnudzan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Desember 2017

HANYA BERBAGI RASA...

"Sembuhkan sakit hatimu, maka akan sembuh seluruh tubuhmu"

Ada orang yang punya sakit hati yang benar-benar kronis...
~Benci banget?
~Dendam banget?
~Nggak suka banget?
~Sedih Banget?
~Kecewa banget?

Semua itu dianggap serius, sampai sakitnya berdampak pada tubuh... Begitu muncul dalam bentuk penyakit kanker, diabetes, sakit jantung, baru diatasi.... Dan yang diatasi pun hanya dipermukaannya saja... Diatasi dengan operasi, obat Herbal.. bertahun-tahun bahkan seumur hidup, kemo, radiasi. Semua yang membuat sel-sel tubuh luluh lantak.

Tapi akar masalahnya, tidak diatasi.. Akar masalahnya adalah, hati yang sakit dan semakin rusak... Kemudian merusak seluruh jaringan tubuh.... Darah tetap dibiarkan asam. Kondisi tubuh asam. Pikiran tetap stress, jiwa tak tenang. Dendam masih banyak. Kecewa masih berlanjut. Perasaan masih ga enak. Benci masih kuat. Secara tidak langsung, kita membunuh diri sendiri. Serius?

Ingat Rasululloh Shollallohu 'alayhi wassalam pernah berkata :
"Ada segumpal daging yang jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik. Dan kalau ia buruk maka seluruh tubuh akan buruk."

Itulah "H A T I"

Seharusnya ia selalu ada dalam kondisi indah dan baik. Selalu ikhlas, menerima ketentuan Alloh, bersyukur, tulus berbagi, dan bahagia bersama... Seperti anak yang selalu bahagia dan tertawa, Seperti itulah kondisi hati kita seharusnya. Pada saat kita sudah tak lagi seperti itu, itulah saat penyakit muncul. Dan deteksi dini harus dilakukan. Akar permasalahan harus diatasi. Hati perlu terus dicuci...dan di bersihkan.

Tanda hati bersih dan suci adalah :
- Selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain..
- Selalu semangat berbagi tanpa pamrih..
- Selalu Ridho dengan segala ketentuan yang Alloh berikan untuk kita..

Termasuk saat kita dimusuhin? Dibenci? Gak apa...Berarti Dosa kita, jadi ada yang tanggung. Di dzolimi? Wah, ini dia saatnya doa-doa kita tak ada batasnya dengan Sang Pemberi, Pengasih Penyayang... Alloh Arrohmaan Arrohiim...

Hati akan selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain, gembira, apapun yang terjadi, siapapun itu. Termasuk bahagia bagi mereka yang konon kata orang merugikan kita, tapi kita tidak perlu merasa rugi, Karena semua ada hikmahnya... Pastikan itu

Kalau hati terasa tidak baik, dengan tanda2 :
ada rasa sedih, kecewa, benci, dendam, segera action...

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
1. Ikhlas
Tarik nafas, buang nafas.bSetiap nafas adalah nafas baru, harapan baru. Jangan pusing dengan yang lalu dan jangan khawatir dengan yang belum terjadi.

2. Terima dan hargai
Alloh Maha Besar dan Maha Tahu, Alloh tahu yang terbaik buat kita, semua pasti baik dan bermanfaat.

3. Bersyukur dibalik bencana jadi karunia
Bertanyalah: “Kenapa ya kira-kira Alloh – Yang Maha Kasih dan sangat mengasihiku, memberikan sesuatu yang tidak kusukai dan tidak sesuai dengan harapanku ini? Kira-kira apa kebaikan di baliknya? Ada pelajaran"... Rubah Mindset-nya husnudzon, berbaik sangkalah sama Alloh.

4. Berbagi tanpa pamrih

Apapun hikmah yang ada, pasti bisa dibagi. Pasti ada pengalaman baru, kesadaran baru, yang bisa diberikan pada yang lain. Bagilah senyum pada semua. Maafkan semua orang. Do'akan semua orang yang pernah singgah di hati kita.
Apa do'a yang harus dipanjatkan untuk diri sendiri dan orang yang terkait? Apa kira-kira yang kita bisa lakukan dengan lebih baik lagi, untuk hanya mengharap Ridho Alloh semata.

5. Bahagia saat orang lain bahagia
Termasuk orang yang awalnya tidak Kita sukai.... Kita benci....
Kita anggap merugikan... Kita anggap mengecewakan. Apalagi terhadap orang-orang yang berjasa kepada kita. Muliakan mereka sebagai wujud rasa syukur kepada Alloh. Kita jadi tegar seperti sekarang. Ada jasa terbaik mereka di hati kita...

Muliakan saudara kita yang pernah menolong kita.. meskipun si penolong membuat kecewa...dan kecewa.. maafkan kekecewaaannya. mulyakan jasanya.. Alloh-lah yang akan membalas segala keikhlasan.

Ketika Penyakit hati pelan-pelan sembuh... Maka Begitu juga penyakit tubuh akan hilang dan sembuh. Ayo berusaha selalu jaga kesehatan hati mulai detik ini. Semoga tidak ada lagi rasa benci atau kecewa di hati kita. Awali hari dengan Bismillah...
dan akhiri hari dengan Alhamdulillaah. Semoga Alloh Ridho dengan niat kita untuk selalu Membersihkan Hati. Semoga Bermanfaat Barokallohu fiik

Minggu, 15 Oktober 2017

BERBAIK SANGKA

Seorang anak kecil memegang dua buah apel 🍎🍎 di kedua tangannya.

Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya "Sayang.., boleh Mama minta 🍎 satu?"

Si anak memandang ibunya beberapa detik, kemudian dengan cepat menggigit kedua apelnya 🍎🍎, bergantian ...

Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, senyumnya terlanjur luntur dari wajah nya... 😕

Sampai kemudian si anak menyodorkan salah satu apel 🍎 yang telah digigitnya  tadi kepada ibunya.

Dengan sukacita dan senyum ceria 😃 si anak berkata : "Ini untuk Ibu, karena yang ini LEBIH  MANIS" 👍

Hening.. 😔 ternyata anak ini ingin memberikan yang terbaik buat ibunya... makanya si anak memastikannya.👍😆

Tidak ada kata-kata yang terucap dari bibir ibunya, kecuali senyum dan bola matanya yang berkaca-kaca....😭

"Janganlah Kita Cepat Berburuk Sangka"

• Siapapun Anda, seberapapun pengalaman dan pengetahuan Anda, jangan tergesa-gesa menilai seseorang, siapapun dia. Sabarlah... tunggu responnya..... pahami maksudnya.
• Janganlah buru buru menghakimi, supaya kamupun tidak akan dihakimi.... Berilah kesempatan kepada setiap orang untuk memberikan penjelasan ... dengαn caranya sendiri ..
• Tetaplah menjadi orang yang sabar dan bijaksana menilai diri orang lain....👍

☆☆☆ SERINGKALI ...... kita kurang paham dengan maksud orang .......... karena ....... Kita melihat dengan kacamata kita. Tetapi Jika kita belajar mau sabar..... tenang.... dan coba memahami dengan kacamata mereka....... Pasti semua Indah ☆☆☆

Mari belajar Berbaik Sangka pada sesama saudara teman-teman dan siapa saja yang kita temui...

Minggu, 13 Agustus 2017

APA YANG KITA PIKIRKAN ITULAH YANG AKAN TERJADI

Suatu hari, Rasululloh saw menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. Beliau menghibur dan membesarkan hati orang tersebut.

Beliau bersabda,  "Semoga penyakitmu ini menjadi penghapus dosamu".
Orang itu menjawab, "Tapi ini adalah demam yang mendidih, yang jika menimpa orangtua yang sudah renta, bisa menyeretnya ke lubang kubur".

Mendengar keluhan orang itu, Rasululloh saw bersabda : ‘Kalau demikian anggapanmu, maka akan begitulah jadinya’.
(HR. Ibnu Majah)

Sungguh indah apa yang disabdakan Rasululloh saw.

Perhatikan pesan-pesan Rasululloh berikut ini :
"Barangsiapa yang ridha, maka keridhaan itu untuknya. Barangsiapa mengeluh, maka keluhan itu akan menjadi miliknya"
(HR. at-Tirmidzi)

"Salah satu kebahagiaan seseorang adalah keridhaannya menerima keputusan ALLOH."
(HR. Ahmad)

🔹Jika kita memikirkan bahagia, maka kita akan bahagia.
🔹Jika kita berpikiran sedih, maka kita menjadi sedih.
🔹Jika kita berpikiran gagal, kita menjadi gagal
🔹Jika kita berpikiran sukses, maka kita niscaya sukses.
🔹Jika kita berpikiran sakit, kita juga menjadi sakit.
🔹Jika kita berpikiran sehat, maka kita pun akan sehat.

Inilah, The Law of Attraction Hukum Tarik Menarik,  merupakan Sunnatulloh yang berlaku di alam semesta. You are what you think
(Anda adalah apa yang Anda pikirkan). Buat Pilihan kata yang baik. Karena kata-kata adalah juga Doa.

Selalulah berpikir yang positif dan jangan pernah biarkan pikiran negatif membelenggu otak dan kehidupan kita. Jadi tetap semangat dan jangan pernah menyerah pada keadaan. Tugas kita hanya 2, yaitu : Berusaha optimal dan berdoa. Sedangkan selanjutnya itu kuasa ALLOH SWT.

Nabi SAW bersabda :
"Ketika seorang hamba berkata, Laa Haula Wa Laa Quwwata Ila Billah,  maka ALLOH berfirman, "Lihatlah (hai para malaikat), orang ini telah menyerahkan urusannya kepadaKu".
(HR. Ahmad).

Pikirkan yang baik-baik, berkata yang baik, Bertindaklah yang baik-baik, dan Insyaa Alloh yang datang juga yang baik-baik! Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
"Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami)," aamiin

Rabu, 09 Agustus 2017

MARI BERBAIK SANGKA

Seorang anak kecil memegang dua buah apel di kedua tangannya. Ibunya datang mendekat, sambil tersenyum kemudian bertanya "Sayang.., boleh Mama minta satu?"

Si anak memandang ibunya beberapa detik, kemudian dengan cepat menggigit kedua apelnya, bergantian ...

Si ibu berusaha menyembunyikan kekecewaannya, senyumnya terlanjur luntur dari wajahnya... Sampai kemudian si anak menyodorkan salah satu apel yang telah digigitnya tadi kepada ibunya. Dengan sukacita dan senyum ceria si anak berkata : "Ini untuk Ibu, karna yang ini LEBIH  MANIS"

Hening..
ternyata anak ingin memberikan yang terbaik buat ibunya... Makanya si anak memastikan manis tidaknya apel yang diberikan...

Tidak ada kata-kata yang terucap dari bibir ibunya, kecuali senyum dan bola matanya yang berkaca-kaca.... tak terasa mengalir air matanya.

...pelajarannya....

1 "Janganlah kita cepat berburuk sangka". Siapapun anda, seberapapun pengalaman dan pengetahuan Anda, jangan tergesa-gesa menilai seseorang, siapapun dia. Sabarlah... tunggu responnya..... pahami maksudnya
2. Janganlah buru buru menghakimi, supaya kamupun tidak akan dihakimi orang lain....
3. Berilah kesempatan kepada setiap orang untuk memberikan penjelasan ... dengαn caranya sendiri ..
4. Tetaplah menjadi orang yang sabar dan bijaksana menilai diri orang lain....
5. ☆☆☆ SERINGKALI ...... kita kurang paham dengan maksud orang, karena ....... Kita melihat dengan kacamata kita. Tetapi jika kita belajar untuk mau bersabar..... tenang.... dan coba memahami dengan kacamata mereka. Pasti pada akhirnya semuanya akan teras Indah ☆☆☆

Mari belajar berbaik sangka pada sesama, saudara, teman-teman dan siapa saja yang kita  temui. Semoga bermanfaat.