Tampilkan postingan dengan label devide et impera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label devide et impera. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Agustus 2017

AHMADIYAH DAN ILUMINATI ZIONIS INGGRIS

Tidak perlu mengkafirkan ummat Islam yang berlandaskan hanya kepada Al Qur’an dan Hadist Shahih, dengan berdakwah tentang Ahmadiyah. Justru pemikiran anda yang perlu diluruskan. Ahadiyah dan pengikutnya sudah terjebak ke dalam penyesatan yang hebat bernama Konspirasi pembentukan firqoh dalam Islam oleh Zionis penjajahan Inggris sampai kini bid’ah yang sesungguhnya adalah Ahmadiyah sendiri.

Move on kepada kebenaran yang hakiki. Kesesatan kelompok bisa diukur oleh logika manusia atas dasar ukuran firman Allah SWT yang telah diletakkan kedalam Al Qur’an.

Apa Itu Ahmadiyah ?

Ahmadiyah adalah gerakan pendangkalan ajaran Islam yang lahir pada kisaran tahun 1900M, yang dibentuk oleh sebuah konspirasi dari pemerintah kolonial Inggris di India. Konspirasi itu berjalan dengan kolaborasi antara kelompok Illuminati-Zionis Inggris. Petinggi penjajah Inggris yang menjadikan sosok boneka Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiyani sebagai tokoh yang nantinya akan disebut sebagai Nabi. Didirikan untuk menjauhkan kaum muslimin dari agama Islam dan dari kewajiban jihad dengan gambaran/ bentuk khusus, sehingga tidak lagi melakukan perlawanan terhadap penjajahan dengan nama Islam. Gerakan ini dibangun oleh Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiyani atas bantuan fasilitasi penjajah Inggris.

Corong gerakan ini adalah melalui media buku "Majalah Al-Adyan" yang diterbitkan dengan bahasa Inggris. Banyak dari para ahli Inggris serta pemikir Zionis menyumbangkan tulisan tentang pemikiran dalam Islam memakai nama Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiyani (MGA). Satu hal lagi yang sangat ganjil dari tingkah laku nabi dari India itu ialah koleksi wahyu-wahyunya menurut versi MGA. Di antara kitab-kitab yang ia tulis ada yang dinyatakan sebagai kitab suci (TADZKIRAH), di mana di dalamnya terdapat kumpulan-kumpulan wahyu yang ia terima dari tuhannya kemudian wahyu-wahyu itu ia gabungkan dengan potongan-potongan ayat suci Al-Qur'anul Karim. Padahal penerimaan wahyu yang dikatakannya adalah sebagai illusi dirinya saja.

Jelas di dalam Al Qur'an hanya Rasulullah Muhammad SAW saja yang mendapatkan Wahyu Al Qur'an dari Allah SWT. Ayat-ayat Al-Qur'an yang dibajak Mirza Ghulam Ahmad itu dimasukkan dalam karangannya secara terpotong-potong dalam TADZKIRAH. Kemudian ia rangkaikan potongan-potongan ayat suci itu dengan ucapan-ucapannya sendiri dan hasilnya menjadi mirip firman-firman Tuhan dalam Al-Qur'an, namun pada kenyataannya merupakan pengrusakan total terhadap Al-Qur'an. Dalam strategi dakwah para juru dakwah Ahmadiyah pada awalnya mereka hanya memakai Al Qur'an saja dalam dakwahnya.

Ketika para pengikutnya sudah ada yang fanatik kepada Ahmadiyah, maka mereka akan menyampaikan bahwa kitab TADZKIRAH ini adalah sebagai wahyu Allah paling terakhir kepada Rasul Allah Mirza Ghulam Ahmad dan Mirza Ghulam Ahmad adalah juga sebagai Imam Mahdi dan Nabi Isa As. yang sudah turun ke dunia.

Akhirnya kalau sudah lama dengan Ahmadiyah, ummat yang sesat akan diajak untuk tidak mengakui Rasulullah Muhammad SAW sebagai nabi terakhir akan tetapi Nabi Mirza Ghulam Ahmad lah sebagai nabi akhir zaman yang dikategorikan sebagai wujud kedatangan nabi Isa ke dunia yang kedua kalinya dan juga sebagai wujud Imam Mahdi.

Padahal, Imam Mahdi itu adalah sebuah system yang Islami berdasarkan Al Qur'an yang dijalankan oleh ummat Islam yang taat dalam mensolusi kehidupan di dunia serta manfaat di akhirat. Sudah terlihat pada beberapa Negara Maju seperti Inggris, Amerika dan banyak beberapa Negara lainnya, ekonomi bisa diselamatkan dengan ekonomi syariah Islam, uang logam mulia sebagai dasar penghindar inflasi dan deflasi.

Siapakah Mirza Ghulam Ahmad ?

Mirza Ghulam Ahmad hidup pada tahun 1839-1908M. Dia dilahirkan di desa Qadian, di wilayah Punjab, India tahun 1839M. Dia tumbuh dari keluarga yang terkenal suka khianat kepada agama Islam dan negara. Begitulah dia tumbuh, mengabdi kepada penjajahan Inggris dan senantiasa mentaatinya dan bahkan penjilat penjahan Inggris ketika itu. Ketika dia mengangkat dirinya menjadi nabi berkonspirasi dengan penjajahan Inggris (Illuminati-Zionis), kaum muslimin cinta dunia bergabung menyibukkan diri dengannya sehingga mengalihkan perhatian dari jihad melawan penjajahan Inggris menjadi bersahabat erat dengan Penjahan Inggris.

Mirza Ghulam Ahmad tidak menyadari bahwa penjajahan Inggris memanfaatkannya adalah sebagai taktik politisasi untuk meredam perlawanan Islam kepada pihak Inggris. Oleh pengikutnya dia dikenal sebagai orang yang suka menghasut/ berbohong, banyak penyakit, dan pecandu narkotik juga sebagai pengikut Mirza Ghulam Ahmad.

Pemerintah Inggris banyak berbuat baik kepada mereka. Sehingga dia dan pengikutnya pun memperlihatkan loyalitas paripurna kepada pemerintah penjajahan Inggris di India. Di antara yang melawan dakwah Mirza Ghulam Ahmad adalah Syaikh Abdul Wafa', seorang pemimpin Jami'ah Ahlul Hadits di India. Beliau mendebat dan mematahkan hujjah Mirza Ghulam Ahmad, menyingkap keburukan yang disembunyikannya, kekufuran serta penyimpangan pengakuannya.
Ketika Mirza Ghulam Ahmad masih juga belum kembali kepada petunjuk kebenaran, Syaikh Abul Wafa' mengajaknya ber-mubahalah (berdoa bersama), agar Allah mematikan siapa yang berdusta di antara mereka, dan yang benar tetap hidup.

Tidak lama setelah bermubahalah, Mirza Ghulam Ahmad menemui ajalnya tahun 1908M.
Pada awalnya Mirza Ghulam Ahmad (MGA) berdakwah sebagaimana para da'i Islam yang lain, sehingga berkumpul di sekelilingnya orang-orang yang mendukungnya. Selanjutnya dia mengklaim bahwa dirinya adalah seorang mujaddid (pembaharu).

Pada tahap berikutnya dia mengklaim dirinya sebagai Mahdi Al-Muntazhar dan Masih Al-Maud (Nabi Isa as yang turun kembali). Lalu setelah itu mengaku sebagai nabi dan menyatakan bahwa kenabiannya lebih tinggi dan teragung dari kenabian Nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Dia mati meninggalkan bayak buku, buletin serta artikel hasil karyanya. Di antara kitab terpenting yang dimilikinya berjudul Izalatul Auham, I'jaz Ahmadi, Barahin Ahmadiyah, Anwarul Islam, I'jazul Masih, At-Tabligh dan Tajliat Ilahiah.

Beberapa puluh dari buku-buku itu, merupakan karya para pemikir Zionis penjajah Inggris dengan strategi memakai nama Mirza Ghulam Ahmad. Banyak pengikut Ahmadiyah tertipu dalam hal ini sampai hari ini. Malah kebanggaan tersendiri dari para pengikut Ahmadiyah bahwa banyaknya karangan buku dari MGA yang dikatakan sebagai karangan AL MAHDI as. Padahal mereka (para pengikut Ahmadiyah) tidak tahu bahwa banyak dari buku yang memakai pengarang MGA adalah sebenarnya dikarang oleh penulis Inggris berideologi Illuminati-Zionis yang mereka pernah mendalami ilmu Al Qur'an serta Hadits.

Di dalam Chirpstory Angku Gadang @dusrimulya dimuat:

1. Bismillah,,mau share ttg Konspirasi Inggris dalam pembentukan Ahmadyah  
2. Bla dlihat Situasi India saat tbentuk'a Ahmadyah & Hubungan'a dgn Penjajahan Inggris, mk akan kita temui Konspirasi Inggris Pd Ahmadyah
3. Perlu diketahui, Ahmadyah terbentuk Saat Mujahidin India tengah gencar2nya menyerang Pasukan Inggris,,
4. Saat Mujahidin India bperang mlawan Inggris,,Kakek Ghulam Ahmad malah bgabung dgn Ghurka (Pasukan Inggris)
5. Saat Inggris kewalahan melawan Mujahidin Inggris, mka Inggris memutar otak untuk melemahkan Umat Islam :)
6. Cara'a dgn apa? 
7. Inggris berupaya memecah belah Umat Islam (Devide et Impera) dgn mnyusupkan "agen" mnjdi Ulama baru
8. Maka dicarilah seorang yg paham dgan agama Islam yg bisa dibeli dgn Uang dan cinta pad Inggris 
9. Terpilihlah Mirza Ghulam Ahmad, Anak seorang Pegawai pos Inggris dan Cucu sorang Ghurka 
10. Tujuanny jelas,,untuk memecah belah umat dgn mnciptakan paham baru sehingga timbul konflik antar golongan
11. Bila dlm tubuh umat Islam India muncul Konflik internal,,mka mrk akan sibuk dgn masalah internal 
12. Bila Umat Islam India sibuk dgn urusan Internal, maka mrk perlahan akan terbagi konsentrasi'a dlm hal Jihad
13. Bila Jihad Muslimin telah terganggu oleh konflik internal, maka penjajahan Inggris akan langgeng di India
14. "Misi Inggris" bgitu trlihat saat MGA berfatwa bahwa "tidak ada lagi hukum jihad, lawanlah dgn cinta damai"
15. Fatwa MGA ini bgtu mirip dgn fatwa Mahatma Ghandi (yg jg trnyata agen Inggris) saat mlemahkn plawanan Hindu
16. Bila MGA bfatwa "Jihad Dihapus" mka Ghandi bfatwa "Ahimsa, swadesi, dll" yg inti'a melawan dgn senyum,,
17. Baik Ghandi maupun MGA bpendapat, "Bila org dtg dgn senjata ingin binasakanmu, mka balaslah dgn senyum"
18. Bukankah itu Konyol,,org mau membunuh kita, lantas kita senyum :) ,,sangat tidak logis,, 
19. Bandingkan dgn Prinsip Islam dlm Al Baqarah 190-193, At Taubah : 46 dan Al Hajj 39-41,, 
20. Islam berkonsep, "bila Musuh dtg dgn senyum lawan dgn senyum, bila dgt dgn senjata, lawan dgn senjata"
21. Konsep Islam inilah yg logis dlm melawan musuh,,Proporsional,,Pedang Vs Pedang, Propaganda Vs Propaganda
22. Dan Konsep Islam inilah yg ingin di Reduksi oleh Inggris lewat tangan Mirza Ghulam Ahmad 
23. Agar Penjajahan Inggris di India aman dari gangguan Mujahiddin Islam,, 
24. Oleh sebab itulah Inggris mnunjuk MGA untuk misi ini.,MGA muda tampil sbg Da'a yg lurus 
25. Saat Muda, MGA "masih lurus" mndpat tempat ditengah umat krn ilmu'a dan gaya khutbah'a yg kharismatik
26. Namun perlahan, MGA "buka topeng" dan menjalankan misi'a,,Mula2 ia mengaku sbg Mujadid (pembaharu)
27. Kemudian mengaku mnjadi Nabi penerus Nabi Muhammad,,hal ini jelas bertentangan dgn Surat Al Ahab: 40
28. Dlm Al Ahzab : 40 "Muhammad adalh Khatimul Nabiyyin" a.k.a Penutup para Nabi,,dan MGA mengaku sbg Nabi
29. Jelas ini kesesatan MGA (Pendiri Ahmadyah).. 
30. Setelah mengaku jdi Nabi,,MGA jg menggaku sbg Isa as. dan jg Imam Mahdi,,inj jg bukti ksesatan Ahmadyah
31. Krn dlm Islam, Isa as dan Imam Mahdi adlah 2 orang yg berbeda,,(Baca Kultwit ane ttg
32. Stelah itu, MGA berfatwa "Menghapus Hukum Jihad",,inilah tujuan UTAMA  MGA sesuai pesanan Majikan "Inggris"
33. Hingga saat ini Jamaat Ahmadyah berprinsip "Jihad itu dgn Senyum" -silah liat TL ane yg diskusi dgn Ahmadi-
34. Saat MGA membuat kacau Umat Islam dgn Kesesatan'a, Inggris pun menangguk Untung, Jihad mereda :)
35. India pun tetap terjajah hingga 1949 ,,:) inilah buat kerja MGA sang Kacung Inggris
36. Atas jasa MGA ini, Inggris begitu mnjaga Jamaat Ahmadyah Internasional,,:)
37. Saat Pakistan dan India menyatakan Ahmadyah Sesat dan Terlarang, maka Inggris pun mnampung Jamaat Ahmadyah
38. Inggris pun menyediakan tempat kpd
19/04/2013 11:29:05 WIB Angku Gadang
39. Lewat Kawat2 Diplomasi pun, Inggris mendukung Jamaat Ahmadyah di bbarpa negara, termasuk Indonesia
40. TV Khalifah Ahmadyah pun ttp bisa mengudara lewat satelit Inggris,,:) 
41. Tak heran mmang,,krn MGA pun begitu memuja Ratu dan Kerajaan Inggris,,(silahkan baca Ruhani Khazain)
42. Itulah Konspirasi Inggris dlm membentuk dan mendukung Ahmadyah hingga sekrang,,MEMECAH BELAH UMAT ISLAM
43. Bila bicara masalah Konspirasi Inggris pd Umat Islam, mka kita tentu bicara Konspirasi Willem de Oranje
44. Konspirasi Willem de Oranje akan kita bahas lain kesempatan,,krn waktu Jum'at yg smakin dekat,,
45. Mohon undur diri dulu,,:) semoga kultwit ane mencerahkan :)
46. Alhakumurobbik falatakunana minal muntarin :)..Yang benar datang dr Allah, yg salah dr ane pribadi :)

Referensi
Kompasiana
Chirpstory

Jumat, 28 Juli 2017

LAHIRNYA PERPPU ORMAS: MIRIP TAHUN 65

Mirip Tahun 65

Lahirnya Perppu Ormas dimasa rezim Jokowi memiliki kemiripan saat Indonesia dipimpin Soekarno pada era tahun 1965. Rezim Jokowi sedang mempraktekan politik belah bambu atau Divide at impera. Pemerintah memuji-muji kelompok Islam tertentu dan menekan kelompok Islam yang lain. Tokoh masyarakat Solo, Mudrik Sangidoe mengatakan bahwa Perppu ormas menyasar pada kelompok Islam yang kritis terhadap pemerintah. Rezim Jokowi menurutnya sedang mempraktekkan Devide at impera (Politik belah bambu).

Peristiwa saat ini persis seperti tahun 65. Rezim Jokowi itu menggunakan teori belah bambu. Terkait Perppu, ini kan mestinya melalui pengadilan, kesalahan HTI apa ta?” kata Mudrik, usai diskusi Kebangsaan di Hotel Aston, Solo, Rabu (26/7/2017).

Kelompok umat Islam yang diangkat, kata Mudrik adalah kelompok yang mau dininabobokkan dan mengikuti kemauan pemerintah. Sedang yang kritis terhadap pemerintah disebut melanggar Perppu.
Kalau sebutan anti Pancasila, anti kebhinekaan itu ditujukan pada Umat Islam yang kritis pada pemerintah. Saya hanya berharap umat Islam tetap memegang amar makruf nahi munkar. Harapan saya segera ganti rezim,”.

Contoh orang yang anti NKRI dan Pancasilais seperti apa. Saya merasa aneh dalam Negeri ini, sebab sikap pemerintah mengarah pada kediktatoran. “Ini aneh, seolah yang radikal ini lahir dari umat Islam yang kritis. Jadi yang tidak sama dengan pemerintah dianggap musuh, sama dengan jaman bung Karno, yang anti Nasakom dianggap supersif. Jaman Suharto juga begitu, anti asas tunggal dianggap supersif”.

Sepakat dengan pakar hukum tata negara, bahwa Jokowi bisa diimpeachment. Pasalnya utang negara telah melanggar UU keuangan. Mudrik mengungkapkan bahwa peta politik Jokowi berubah pasca kekalahan Ahok.
Saya sependapat dengan pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang mengatakan bahwa pemerintah sudah bisa diimpeachment. Saya katakan Jokowi paranoidnya luar biasa, dengan kekalahan si Ahok peta politiknya berubah secara total”.

Mirip Kebangkitan PKI

Sastrawan Taufik Ismail menilai kondisi Indonesia pada tahun ketiga Presiden Joko Widodo memerintah, seperti situasi kebangkitan Partai Komunis Indonesia. "Situasi minggu-minggu dan bulan-bulan terakhir ini, mirip situasi pada tahun 62, 63, 64, dan 65," kata Taufik, dalam sambutannya dalam deklarasi Alumni Universitas Indonesia Bangkit untuk Keadilan di Perpustakaan UI, Jumat, 27 Januari 2017.

Menurut Taufik Ismail itu, PKI sedang menyusun kekuatannya dengan sehebat-hebatnya untuk merebut kekuasaan. Namun, setelah gagal pada 1926 dan 1948, mereka berhasil menghasut Presiden Sukarno, untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat yang demokratis, yang dipilih dengan jujur dan tanpa bunuh-bunuhan. Bahkan, tidak ada penipuan penghitungan suara, dan diikuti oleh pers dunia.

Pers Amerika dan Eropa, menyebut ada negara baru sembilan tahun merdeka mengadakan pemilihan yang bersih, dan tidak ada tandingannya di dunia dalam berdemokrasi, yaitu Indonesia. "Tidak ada penghitungan suara yang dicurangi. Ketuanya tokoh besar Masyumi Burhanudin Harahap, dia netral dan tidak mengaju-ngajukan Masyumi supaya menang."
Namun, pada waktu bersamaan ada suatu negara yang jaraknya tidak jauh dari Indonesia menggelar pemilihan umum pertama tapi heboh. Sesama partai berkelahi. Bahkan, ada belasan orang yang terbunuh. Negara itu adalah Filipina. "(Demokrasi) kita dipandang dunia waktu itu," ujarnya.
 
Indonesia menjalankan pemilu yang jujur dan tenang. Sedangkan di Filipina juga 10 tahun merdeka, gontok-gontokan dan surat suara dicurangi. Mereka diejek dunia luar. "Itu yang terjadi pada tahun itu." Situasi politik berubah ketika Sukarno membubarkan DPR yang demokratis. Sukarno menunjuk 200 orang menjadi anggota DPR yang baru dan melan Anggota DPR yang baru mengangkat Sukarno menjadi presiden seumur hidup. Namun, Mohammad Hatta tidak setuju, lalu meletakkan jabatan sebagai wakil presiden. Saat itu ada satu konsep idieologi negara yakni Nasionalis, Agama dan Komunis yang disatukan. Bagi, komunis konsep itu merupakan kesempatan. "Dia (Sukarno) tidak tahu orang komunis ini kerjanya berdusta dan menjegal. Konsep Nasakom dijegal. Dan mereka merebut kekuasaan ketiga kalinya, tapi gagal juga."

Referensi
Panjimas
M. Tempo
Islam Media