Minggu, 17 Desember 2017

MEMULIAKAN CINTA DENGAN MENIKAH

CERITA DEWASA 18+ Dilarang BAPER yaaa 💪☺
Seorang akhwat memberanikan diri mengirim surat kepada ikhwan yang berisi pengajuan diri ingin menjadi istrinya.

Akhwat:
(isi surat sang akhwat)
"Untukmu wahai akhi yang selalu dirahmati oleh Allah ta'alaa
assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Maaf akhi saya lancang mengirimkan surat ini kepadamu
maksud hati ingin menyambung tali silahturahim dan mengatakan sesuatu hal kepadamu. Saya sudah lama sekali mengagumimu akhi, mungkin ini perasaan yang Allah ta'ala beri dan rasa ini adalah fitrah dari sang Ilahi. Sebenarnya saya malu mengatakannya tapi bagaimana lagi, saya takut perasaan fitrah ini menjadi fitnah.

Saya ingin akhi menikah denganku. Menjadikan saya sebagai istrimu dan membimbingku menjadi wanita shaliha agar kelak saya dapat menggapai jannah-Nya.. :) Karena saya ingin menyempurnakan iman dan juga demi terjaganya kehormatan yang saya punya.."

Setelah beberapa bulan. Surat itupun belum terbalaskan, sampai sang akhwat merasa cemas. Mengambil handphone dan mencoba memberanikan diri mengirimkan SMS kepadanya.
Akhwat : "Assalamualaikum warohmatullah wabarokatuh"
Ikhwan : (membalas)
"Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh"
Akhwat : "Akhi, sudah baca surat dariku?"
Ikhwan : (Tidak membalas)
Akhwat : "Akhi kenapa tak menjawab ?"
Ikhwan : (Tidak membalas)
Akhwat : "Apa akhi menolakku ???"
Ikhwan : (Tidak membalas juga)
Akhwat : "Maaf khi jika saya telah mengganggumu"
Ikhwan : (Tidak membalas)

Setelah beberapa bulan berlalu. Sang akhwat masih saja mengharapkan jawaban dari sang ikhwan. Dan mencoba mengirimkan pesan lagi lewat SMS.
Akhwat : "Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh akhi.."
Ikhwan : "Waalaikumussalam warohmatullah wabaarakatuh "
Akhwat : "Meski akhi terdiam saya tetap berusaha menunggu jawaban, tapi mungkin ini yang terakhir kali saya bertanya kembali padamu. Apakah akhi mau menerimaku ???"
Ikhwan : (Tidak membalas..)
Akhwat : sedih 😢😭 ( berhenti mengharapkanya )

Beberapa bulan kemudian. Datanglah 2 mobil ke rumah sang akhwat.. Seseorang (mengetuk pintu) tok tok tok, dan berkata : "Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabaarakatuh"
Ayah sang akhwat : "Waalaikumussalam warrahmatullah (terkejut) *whuuah*
"Mari silahkan masuk!" (setelah itu mereka masuk dan duduk di rumah sang akhwat)

Ayah sang akhwat pun bertanya, "Ada yang bisa saya bantu pak ? Karna saya sepertinya tidak mengenali anda semua."☺☺☺

Ikhwan : "Maaf sebelumnya pak, sudah datang ke rumah tanpa meminta izin terlebih dahulu, bapak memang tidak mengenali saya tapi putri bapak pasti kenal dengan saya.."

Lalu ayah sang akhwat memanggil akhwat tadi..
Ayah sang akhwat : "Aisyah aisyah aisyah.... "
Akhwat : "iya bi" (sedikit terkejut ketika melihat bahwa tamu yang berada di dalam rumahnya adalah seorang ikhwan yang pernah ia kirimkan surat waktu itu)
Ayah : "Apakah kamu mengenalnya ?"
Akhwat = "iya bi" ☺☺☺ (bertanya tanya dalam hati)
Ayah sang ikhwan : "Pak tujuan kami datang ke/mari adalah ingin melamar anak bapak untuk dijadikan istri dari putra saya.."
Karna putra saya telah mengatakan bahwa setelah dia selesai dari pendidikanya di Mesir dia akan menikahi anak bapak.."
Akhwat : (terkejut) May Syaa Allah ☺☺☺ tapi bukankah waktu itu akhi tidak menerimaku..?
Ikhwan : "Maafkan saya karna tidak pernah membalas semua pesan atau pun surat darimu.. Aku sudah membaca semuanya
Saat itupun aku kagum padamu karna baru aku temukan akhwat yang berani mengajak menikah demi menjaga diri dan kehormatanya, menjaga malu dan kesucianya, yang semata mata agar terhindar dari fitnah ☺☺☺
Saat itu aku tidak membalasnya karena saya tau sesuatu hal
bahwasanya cara menjaga wanita bagi laki laki adalah dengan menjauhinya. Karna saat itu saya belum siap untuk menikah, sebab saya belum menyelesaikan pendidikan saya kala itu di Mesir.. Alhamdulillah baru hari ini saya diberi kesempatan untuk datang ke rumah dan meminta izin kepada ayahmu
bahwa saya ingin menikahimu.
Pak saya ingin menikahi anak bapak ?"
Akhwat :"(meneteskan air mata bahagia) Maa Shaa Allah ☺☺☺
Ayah : "Saya akan mengizinkan apapun itu yang terbaik bagi anak saya, asal kamu dapat menjaga amanah membimbingnya sampai menjadi wanita shalihah...
Apakah kamu siap putriku?"
Akhwat : "InsyaAllah saya siap bi "☺☺☺
Ayah : "Dan apakah kamu siap khi?"
Ikhwan : "insyaaAllah siap"
Ayah : "Alhamdulillah "☺☺☺

Keesokan harinya, ijab qobul telah terucap janji suci telah diikat. Hubungan mereka menjadi erat sebab dilandaskan cinta dalam iman....
Ikhwan : (menggandeng tangan sang akhwat)
dan berkata ''Jadilah istriku dan juga bidadari surgaku '' ☺☺☺
Akhwat : (bersandar di pundak sang suami) menangis haru 😭😭😭

Selamat.....  yang  masih pada sendiri, Memuliakan Cinta Dengan Menikah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar